Tetamu yang sentiasa memeriahkan laman saya..TQ

Tuesday, April 5, 2011

Should try doing this more often.


Someone told me to do this-Learn tο Forgive
Stοр wasting energy holding grudges. Forgiving someone іѕ nοt thе same аѕ condoning whatever thеу ԁіԁ. It іѕ simply letting ɡο οf thе pent up negative energy inside уου bесаυѕе іt doesn’t serve уου anymore. Lеt іt ɡο.
You are right!
Yes, I forgive you for what ever pain that you have done. Accepting the facts that human makes mistake and nobody is perfect. I make my mistakes, and like you, I hope I am forgiven too.
Yes, I will never forget the hurt, that will forever stay in my memory and it still hurts. I am not asking you to ease the pain coz whatever or however hard you try, you will never take away the pain in me. It is for me to keep. Mine.
Yes, I hope that tomorrow will be better than today and we will all have a better life. Yesterday is a history and need not to be repeated.
Yes, God is listening.
Always.

12 comments:

Sally said...

Salam,
full mark for this n3!
Bila boleh terima qada qadar Allah..br lah hidup ni rasa bahagia..

Mutalib attholib said...

kadangkala, maaf dan memaafkan bagaikan suatu yg amat berat utk hamba laksanakan...

Mungkin hamba perlu bermula dgn memaafkan diri sendiri dahulu... :)

alamaya said...

may I share this???

Anonymous said...

Salam cikgu Hani, kisah maaf memaafkan ini selalu mengingatkan kepada ibu saya yang teruk difitnah. Tetapi ibu sy ini begitu pemaaf orgnya. Tak pernah bercerita pada sesiapa dan tidak pula dia membela diri. Akhirnya org yang memfitnah malu sendiri dan memohon maaf. Ibu kata persaudaraan tu amat berharga! Sebab tu dia memaafkan dan tidak menyimpan segala kepahitan itu. Alhamdulillah di usia 68 thn ibu masih kuat dan tiada sebarang penyakit.....Menantu2 kata mereka beruntung dpt mertua mcm ibu saya. Hikhik (puji mak sendiri)

hani@debumelukut said...

Sally,
life is short, why waste time crying ur heart out over something that should be left behind..the sun is still bright as ever right?

hani@debumelukut said...

Anonymous,
Itu lah berkat kesabaran dan besarnya hikmat kemaafan..semoga Tuhan berkati hidup ibu dan seisi keluarga..Rasa mau mengenali ibu yg tabah itu..

hani@debumelukut said...

Mutalib,
anda bukan bersendirian merasa begitu.Memang payuah untuk memaafkan.Akak mengusung dendam sekian lama hanya kerana hati tidak mau memaafkan.Tapi kedegilan akak tidak mengurangkan luka hati..percayalah, ubat hati adalah kemaafan.

hani@debumelukut said...

Alamaya,
of course dear...go ahead.

Ibu n Abah said...

cikgu...
ada perkara yg kita pendamkan dan diamkan...
ada perkara boleh kita bincangkan...
tapi...
entry ini mmg bagus sekali...
saya akan cuba copy and paste di hati....
sebab dendam memang bahaya untuk kesihatan juga... sebab BP akan naik tiapkali pandang org yg kita benci...

Zuraini Kamal said...

sy pecaya; forgive & forget: forgiven & forgotten: Allah Maha Pengasih yg tidak menganiayai makhlukNYA yg paling mulia

hani@debumelukut said...

Ibu dan abah,
hidup ini sementara..make the best of it

hani@debumelukut said...

Zuraini,
Allah is listening..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...